December 16, 2018

[52] The Wanker by aliaZalea



Lu baru pindah ke apartemen barunya dan ada tiga hal yang dia sadari. Pertama, apartemennya berhantu; kedua, dia tidak bisa hidup tanpa Lola, terrier-nya; ketiga, tetangga depannya, Nico, adalah seorang bajingan alias wanker. A very hot and very famous wanker, but still a wanker.

Tetapi suatu insiden membuat Lu menemukan seorang teman pada diri Nico. Lu menyadari mereka memiliki banyak kesamaan, dan mungkin Nico tidak se-wanker itu. Sayangnya, kesalahpahaman terjadi, sehingga Lu harus mempertanyakan lagi anggapannya tentang Nico. Karena ternyata tetangganya bukan saja seorang wanker, tapi superwanker.

The Wanker, aliaZalea
Gramedia Pustaka Utama, 328 halaman
ISBN 9786020620503


* * *


Gue masih penasaran banget dengan seri boyband Pentagon ini. Kali ini menceritakan tentang Nico, si "bapaknya anak-anak" Pentagon. Kenapa begitu? Karena dia selalu memikirkan dulu sesuatu sebelum bertindak. Tapi, Nico ini ditinggal begitu aja sama Denok. Padahal ya, Denok itu udah pas menurut Nico. Buat Nico, Denok segalanya. Nico sayang Denok. Hati Nico buat Denok. Fisik Nico juga buat Denok.

Bahkan, Nico melepas keperjakaannya untuk pertama kali buat Denok. Cuma dengan Denok milik Nico yang sering dijuluki The Hulk (pernah dibahas juga di buku seri pertama aka Boy Toy haha) jadi kuat dan siap menerjang! Lol.
Tapi ya gimana. Denok ninggalin Nico. Yang tersisa hanya fantasi akan kemolekan tubuh Denok di benak Nico. Eh tapi... ada satu yang masih mengusik Nico: parfum Denok. Bahkan saat ada cewek dengan parfum sama kayak Denok aka tetangganya di apartemen aka Lu.

Bahkan Nico melakukan tindakan yang nggak bisa dibenarkan karena Lu pake parfum yang sama kayak Denok! WADIDAW. Tapi bagian ini sih yang kocak. Lagian konyol juga si Nico. Dia nggak bisa kendaliin The Hulk cuma karena parfum. Doooh, segitunya emang si Denok ya, Co? Lol.

Nah, si Lu sendiri adalah wanita sukses pemilik kelab. Dia punya kakak laki-laki bernama Kafka yang superposesif. Asli, gue malah demen karakter Kafka haha. Kayaknya seru punya temen kayak Kafka ini lol.

Intinya, setelah insiden itu, mereka jadi teman. Plotnya seru, karakternya hidup, Gaya nulisnya lebih mengalir. Yang kocak sih pas Nico ngaco banget nuduh kakak Lu aka Kafka seorang sugardaddy. Superlol. Bahkan temennya Lu dibilang mafia lah. Anjay lah pokokmen.

Seri Pentagon yang kedua ini aliaZalea kayak kasih amunisi yang seharusnya dihadirkan saat buku pertama. Seru! Bacanya juga nggak sampe seharian. 



Baca juga resensi seri Pentagon lainnya:

4 comments

  1. Ah tercium masih ada hubungannya sama karya Alia yang lainnya. Jadi kangen Kafka~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Iya banget. Dia muncul di awal dan di akhir! :))

      Delete
  2. Replies
    1. Silakan dibacaaaa hahahaha. Pasti langsung tahu di awal bab siapa Kafka ituuu *wink

      Delete

© Omnivore Reader
Maira Gall