31.10.18

[50] Kelly on the Move by Seplia


Kelly Nahm mengaku sudah move on setelah diputuskan Bobby secara sepihak. Namun, Kelly masih saja mengawasi hidup mantan kekasihnya itu lewat media sosial, sampai rela membuat akun palsu dan menjadi stalker. Bagaimana tidak, Kelly yang mendampingi laki-laki itu pada masa-masa sulit. Namun setelah sukses, Bobby malah memilih untuk menikmati kenyamanan hidup dengan perempuan lain.

Di kampus tempatnya bekerja, Kelly berurusan dengan aktor bernama Assen Hristand untuk mengurus acara pementasan seni. Kehadiran laki-laki itu membuat Kelly jengkel. Bagaimana tidak, Assen terus mengekorinya seperti stalker. Bahkan teman-temannya mendukung untuk bisa membuatnya melupakan sang mantan. Kelly berkeras kalau dia sudah move on! Please deh, dia tidak suka seorang aktor!

Menurut Kelly, move on tidak bisa diartikan ketika seseorang punya pacar baru. Sebab menyembuhkan luka patah hati tidak pernah sesederhana itu. Namun, Kelly merasakan sensasi adiktif saat Assen secara blak-blakan menyatakan keinginan untuk dekat dengan dosen muda itu. Lantas, apa yang mesti Kelly lakukan?

Kelly on the Move, Seplia
Gramedia Pustaka Utama, 296 halaman
ISBN 9786020618098


* * *


Familier nggak sih dengan kisah yang nyeritain kalo udah pacaran lama terus akhirnya putus? Putusnya pun nggak jelas. Si cowok yang mutusin cuma ngomong kalo udah nggak sreg lagi sama si cewek. Padahal, waktu masa-masa sulit, si cewek setia banget nemenin si cowok. Bahkan, nggak pernah ngeluh. Giliran si cowok udah berada di atas angin alias karier menanjak, si cowok malah mutusin si cewek. Familier?

Gue sih ngerasa familier banget. Karena ada beberapa temen gue yang kisahnya kayak begini. Makanya, waktu baca Kelly on the Move, gue ngerasa related banget.

Seperti yang gue jelasin di atas, novel ini menceritakan tentang premis tokoh yang ditinggal menikah oleh mantan kekasihnya. Desperate? Udah pasti. Galau? Keseringan? Terus, gimana dong?

Nah, Kelly, tokoh sentral di novel ini adalah dosen muda yang berkecimpung di dunia literasi. Karakter Kelly ini natural banget, alias ngasih tahu pembaca bahwa seorang dosen pun bisa juga galau weeeeyyy...! Tiap hari, kerjaannya nge-stalk akun mantan pacar dan pacar si mantan, yang tentu aja pake akun palsu. Nah, tambah familier nggak? Atau kalian sering nge-stalk gebetan pake akun palsu? Hahaha.

Cerita dan plot Kelly on the Move sangat mudah tertebak, apalagi dengan adanya Assen, seorang aktor yang disangka mahasiswa bimbingan Kelly. Dari kalimat sebelumnya, udah bisa nebak? Ya gitu deh. Tapi... yang spesial dari novel ini adalah cara penceritaan dan penutusan Seplia yang asyik banget. Gue ngerasa tulisan Seplia makin berkembang, khususnya di lini Metropop atau chicklit kayak begini. Ngalir dan enak, tapi nggak cheesy.

Selain itu, gue juga suka karakter Tere dan Cris (pacar Tere). Belum lagi tambahan Inez sesama dosen dan Erni si staf TU. Duh, kalo mereka udah kumpul ya, humor receh bertebaran di mana-mana. 

Mungkin resensi ini nggak ngebantu banyak buat kalian kepoin tulisan Lia ini. Tapi... gue bisa ngejamin kalo novel ini sangat sayang banget dilewatkan, apalagi kalo kalian suka novel Metropop yang seru.

Rating? Empat dari lima bintang! 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar