14.6.18

[49] My Not So Perfect Life by Sophie Kinsella


Hidup Katie Brenner tampak sempurna: dia punya flat di London, pekerjaan glamor, dan Instagram feed yang cool.

Kenyataannya, dia menyewa kamar sempit dan bahkan tak punya lemari pakaian, dia melaju jauh-jauh demi pekerjaan admin rendahan, dan Instagram feed-nya yang keren sesungguhnya bukan miliknya.

Tapi… suatu saat impiannya tentu akan jadi kenyataan, bukan? Segalanya runtuh di kepala Katie ketika Demeter, bosnya yang superkeren, memecatnya. Katie terpaksa kembali ke kampung halaman di Somerset untuk membantu ayahnya membangun bisnis glamping.

Lalu, Demeter dan keluarganya datang berlibur, dan Katie melihat kesempatan: Akankah dia membalas dendam, atau malah berusaha mendapatkan pekerjaannya kembali? Apakah Demeter, yang tampak memiliki segalanya, memang sesempurna itu? Jangan-jangan hidup mereka memiliki kesamaan. Lagi pula, apa sih salahnya menjalani kehidupan yang tak terlalu sempurna? Rumput tetangga selalu lebih hijau… bila diberi filter yang tepat.

My Not So Perfect Life, Sophie Kinsella
Gramedia Pustaka Utama, 432 halaman
ISBN 9786020386935

* * *

Lo pernah nggak punya kota impian, di mana semua angan lo berada di sana, dan tujuan hidup lo memang bekerja di sana? Kalau ada, Katie juga demikian. Buat dia, London itu kota impiannya. Kota di mana dia akan hidup dan merasakan hidup. Seharusnya sih begitu, tapi kenyataan sering kali lebih nyakitin ketimbang angan-angan, kan? Ya iyalah, angan-angan sih sama kayak khayalan, bisa disetir ini-itu, bisa buat seneng. Kalau kenyataan? Sama sekali nggak. Kenyataan itu kejam, sisters dan brothers.