17.4.16

Pemenang Giveaway "A untuk Amanda"



Lagi-lagi jawaban yang diberikan peserta giveaway "A untuk Amanda" melebihi ekspektasi saya. Dari 36 peserta yang ikut, akhirnya saya memilih satu pemenang (padahal saya kepinginnya ada enam pemenang). Saya memilih jawaban dari pemenang ini karena ringkas, padat, dan jelas.

Jadi, selamat untuk...

15.4.16

[40] We Were Liars - E. Lockhart





Keluarga yang menawan dan disegani. 
Pulau pribadi. 
Gadis cerdas yang risau; pemuda politis yang penuh semangat. 
Empat sahabat—Para Pembohong—dengan pertemanan 
yang kemudian menjadi destruktif. 
Kecelakaan. Rahasia. 
Kebohongan demi kebohongan. 
Cinta sejati. 

Kebenaran.



Para Pembohong merupakan novel suspense modern 

Dan jika ada yang bertanya bagaimana akhir cerita ini, 


karya E. Lockhart, finalis National Book Award dan 
penerima Printz Award. 
Bacalah.
JANGAN BERITAHUKAN.




We Were Liars (Para Pembohong), E. Lockhart
Gramedia Pustaka Utama, 296 halaman
Cetakan I, April 2016



* * * *


Sebenarnya saya sudah membaca versi bahasa Inggrisnya, tapi kepincut dengan kover terjemahan yang jauh lebih bagus! Benar, kan? Kover terjemahannya ini memikat banget. Salut buat ilustratornya!

Maka dari itu, saya akhirnya dihadiahi novel ini. Dan saya dengan senang hati membaca ulang. Sama sekali nggak menyesal kok karena terjemahannya bagus!

13.4.16

Pengumuman Pemenang "Time to Giveaway!"

Saya benar-benar nggak menyangka yang ikut kuis bisa mencapai 41 orang. Benar-benar melebihi ekspektasi saya! Terlebih lagi, banyak banget yang komentarnya mengenai perenungan menjadi favorit saya. Dan yang teratas, ada enam orang. Lalu karena saya cuma punya dua paket novel, maka harus ada dua saja... Saat memilih lagi, akhirnya memutuskan dua orang ini yang paling membuat saya ikut berpikir ulang akan tahun-tahun yang sudah saya lewati.


10.4.16

[39] A untuk Amanda by Annisa Ihsani (Blog Tour and Giveaway)




Amanda punya satu masalah kecil: dia yakin bahwa dia tidak sepandai kesan yang ditampilkannya. Rapor yang semua berisi nilai A, dia yakini karena keberuntungan berpihak padanya. Tampaknya para guru hanya menanyakan pertanyaan yang kebetulan dia tahu jawabannya.

Namun tentunya, tidak mungkin ada orang yang bisa beruntung setiap saat, kan?


Setelah dipikir-pikir, sepertinya itu bukan masalah kecil. Apalagi mengingat hidupnya diisi dengan serangkaian perjanjian psikoterapi. Ketika pulang dengan resep antidepresan, Amanda tahu masalahnya lebih pelik daripada yang siap diakuinya.


Di tengah kerumitan dengan pacar, keluarga, dan sekolahnya, Amanda harus menerima bahwa dia tidak bisa mendapatkan nilai A untuk segalanya.



A untuk Amanda, Annisa Ihsani
Gramedia Pustaka Utama, 264 halaman
ISBN 9786020326313
Cetakan Pertama, Maret 2016


* * *


Saat editor novel ini menanyakan saya untuk menjadi salah satu host blog tour novel A untuk Amanda, saya tak perlu berpikir panjang lagi... Saya langsung mengiakan karena memang sudah tergoda dengan tulisan Annisa Ihsani sejak novel debutnya, Teka Teki Terakhir.

Dari judul dan sinopsis di kover belakang, tentu bisa menyimpulkan premis novel ini. Tentang Amanda yang tidak memercayai kesempurnaan akan nilai yang selalu dia dapatkan. Ya, berawal dari

9.4.16

Time to Giveaway!

Halo!


Dalam rangka mau tambah tua, saya mengadakan giveaway secara cuma-cuma lho! Hadiah giveaway berupa dua paket novel untuk dua pemenang!