15 April 2019

[62] Bumi: Cerita Remaja Fantasi Lokal dengan Semesta Meyakinkan dari Tere Liye



Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas sepuluh. Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing, namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku menyenangkan. Guru-guru di sekolahku seru. Teman-temanku baik dan kompak.

Aku sama seperti remaja kebanyakan, kecuali satu hal. Sesuatu yang kusimpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan.

Namaku Raib. Dan aku bisa menghilang.


Bumi, Tere Liye
Gramedia Pustaka Utama, 440 halaman
ISBN 13 9786020332956


* * *



Sebenarnya novel Bumi udah gue baca sebelumnya. Pertama, saat booming dengan kover warna biru mirip tangan. Dan gue udah suka banget sama ceritanya. Kedua, saat Matahari terbit dengan niatan biar langsung aja gitu bacanya, daripada nunggu-nunggu. Lalu yang ketiga adalah sekarang, yang mana bukunya ternyata bukan trilogi ataupun tetralogi, melainkan... YHA KALIAN TAHU JAWABANNYA.

Ada yang menarik dari Bumi.

Pertama, yang menulis adalah Tere Liye.

Kedua, genrenya FANTASI.

Hal kedua, sebenernya agak berisiko nggak sih? Karena gue kayaknya nggak pernah nemuin novel fantasi lokal yang world building-nya enak. (Atau sebenarnya ada, tapi yang gue baca nggak banyak karena gue memang nggak terlalu suka genre fantasi. Tapi ya kalo Seri Harry Potter adalah perkecualian ya! Atau macam dystopian. Ah, setop. Makin melantur.)

Dan gue pun akhirnya membeli Bumi (saat itu) lalu lekas membacanya. Meski sangsi dengan tema fantasi lokal, gue yakin Tere Liye bakalan lihai.

Dan...

12 April 2019

[61] Go - Kazuki Kaneshiro



Sebagai siswa Korea di sekolah menengah Jepang, Sugihara harus membela diri terhadap semua jenis perisakan. Namun, dia tidak bisa mempersiapkan diri untuk merasakan sakit hati ketika jatuh cinta pada gadis Jepang bernama Sakurai. Ketertarikan mereka akan musik klasik dan film asing membuat mereka semakin dekat.

Sugihara tak pernah mengungkapkan pada Sakurai bahwa dia bukan orang Jepang. Mengungkap identitas berarti membuat tebing diskriminasi—bahkan terhadap Sakurai.

Mampukah Sugihara berkata mengenai identitas dirinya kepada Sakurai? Lantas, apa yang dia inginkan terhadap hidup ini? Dan... ke mana dia ingin pergi berikutnya? 


Go, Kazuki Kaneshiro
Gramedia Pustaka Utama, 248 halaman
ISBN13 9786020613833


* * *



Perkenalan gue dengan novel ini adalah karena iseng kepingin baca buku young adult Jepang. Lalu iseng cari-cari. Dan kepincut sama judulnya yang simpel banget.

Go.

Maksudnya apa sih?

Apakah permainan go  yang di Jepang itu?

Apakah go yang dalam bahasa Jepang artinya "bahasa"?

Atau memang judulnya adalah go dalam arti pergi?

06 April 2019

[60] Tukar Takdir: Ketika Valiant Budi Kembali dengan Dua Belas Takdir yang Saling Berkelindan




Tukar Takdir menceritakan perkara yang kita takuti dan pasti terjadi dalam 12 (dua belas) nasib yang salah satunya mungkin pernah, sedang, atau akan jadi milikmu.

[Takdir 1]
Seandainya aku benar-benar bisa mengulang waktu, apakah aku akan bisa mengubah nasibku dan penumpang lainnya? Atau cuma repetisi tragedi semata?

[Takdir 2] 
Saya seperti luwak yang harus merasa bersalah kalau nggak berak karena sudah diberi kandang dan makanan.

[Takdir 3]
Elo nggak perlu bohong, tapi nggak perlu jujur juga. Kita jebak para tahi cecak itu ke alam asumsi mereka sendiri.

[Takdir 4]
Godaan setan, penolakan batin, dan rintihan Maryati silih berganti menghantuiku.

[Takdir 5]
Aku baru tahu bahwa aku ini berbeda saat Mama memperlihatkan foto-fotoku yang sedang tampil menari di pentas seni taman kanak-kanak.

[Takdir 6]
Kite diguna-guna, Mak! Pasti ada yang sirik banget karena warung kite laku keras!

[Takdir 7]
Aku tak tahu pasti apakah Mamah sedang butuh pelarian, atau sudah telanjur terbutakan cinta—atau sudah pasrah menerima kenyataan bahwa lelaki sering berbohong.

[Takdir 8]
Selama di sini, saya sering menyaksikan mereka yang datang berharap-harap romansa, pulang-pulang hati babak belur.

[Takdir 9]
Kehilangan sahabat saja sudah perih, apalagi kehilangan sahabat yang mengandung masa depanmu; anak-anakmu?

[Takdir 10]
Seindah-indahnya kenangan, kalau diingat dalam keadaan buruk, bisa berbalik menyengsarakan.

[Takdir 11]
Kami juga bisa tampil rupawan. Kami tak selamanya akan menggentayangi tempat gelap dan sepi.

[Takdir 12]
Pantas saja kematian tetap jadi misteri, karena setiap yang tahu, akan dibuat terbungkam saat terlahir kembali.


Tukar Takdir, Valiant Budi
Gramedia Pustaka Utama, 224 halaman
ISBN 9786020622392


* * *


Siapa di sini yang pernah membaca Kedai 1001 Mimpi? Kalau ada yang pernah, berarti kita sama! Dulu baca saat karya-karya Valiant Budi masih di bawah naungan Gagas Media. Setelah itu, keberadaan tulisannya susah dicari. Dan... tiba-tiba beliau menerbitkan kumpulan cerpen berjudul Tukar Takdir yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.