15 Mei 2019

[63] Kamu Terlalu Banyak Bercanda! Jadi Dibercandain sama Hidup

Sumber: Dok. Pribadi

Kamu Terlalu Banyak Bercanda, Marchella FP
Kebahagiaan Itu Sederhana, 194 halaman (HC)
ISBN 9786239067106


* * *


Buku ini nggak punya sinopsis. Satu-satunya klu yang dikasih ya yang ada di Instagram @ktbb.ktbb. Terus, kenapa buku ini bisa ada di tangan gue?

Ya gue ikutan pre-order-nya dong, panjul. 

Sebelumnya, gue memang beli buku Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini yang masih berlabel terbitan KPG. Terus dari situ suka dengan konten yang ditulis sama Marchella FP ini. Bahkan sebelumnya gue juga demen banget sama dua buku Generasi 90-an yang menurut gue entertaining banget kala itu. Tapi buat ikutan PO-nya sih gue nggak ada gambaran. Biasanya tunggu beli aja di Gramedia biar bisa pake diskon kartu kredit BCA atau Flazz. Eh, tapi ternyata buku ini aka KTBB malah dijual di Blibli. Wow, cukup surprised juga dengan kenyataan itu.

Bahkan gue tahu ada KTBB ini karena ada temen yang nge-repost IG @ktbb.ktbb, bukannya dari IG @nkcthi. Dan nggak lama follow si @ktbb.ktbb, baru ngeh bakalan dibukuin juga. Eh wow. Awal ikutan PO juga ya mending yang isinya buku aja. Tapi entah kenapa gue iseng dong pas dibikin PO pertama yang harganya maha-mahal itu: Rp250.000,-! Bayangkan buat buku gue ngeluarin duit seperempat juta rupiah! Huhuhu. Tapi nggak apa-apa. Gue penasaran.

Pas tadi dapet paketnya sih berisi: buku yang di-wrap plastik (yang ternyata di dalamnya ada stiker), memo, notes, dua pin, tiga kartu pos, satu pouch, dan kaus kaki. Nah, bagian kaus kakinya memang gue ngincer banget hahaha (gue memang suka ngumpulin kaus kaki).

Sumber: Dok. Pribadi


Tapi awalnya PO dengan harga Rp250.000,- agak overprice sih buat gue huhu. Harga bukunya sih Rp125.000,- tapi setengah buat tetek bengeknya agak-agak wakakak. Tapi pas gue mikir lagi, mungkin memang untuk misi dari KTBB sendiri kali, ya? Soalnya liat di IG-nya juga mau naikin toko buku kecil. UwU banget ya nggak sih... mungkin susah juga bikin prakal dengan harga murah dengan misi kayak begitu. Akhirnya gue pun maklum dengan harga tersebut.

Balik ke bukunya ya.

15 April 2019

[62] Bumi: Cerita Remaja Fantasi Lokal dengan Semesta Meyakinkan dari Tere Liye



Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas sepuluh. Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing, namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku menyenangkan. Guru-guru di sekolahku seru. Teman-temanku baik dan kompak.

Aku sama seperti remaja kebanyakan, kecuali satu hal. Sesuatu yang kusimpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan.

Namaku Raib. Dan aku bisa menghilang.


Bumi, Tere Liye
Gramedia Pustaka Utama, 440 halaman
ISBN 13 9786020332956


* * *



Sebenarnya novel Bumi udah gue baca sebelumnya. Pertama, saat booming dengan kover warna biru mirip tangan. Dan gue udah suka banget sama ceritanya. Kedua, saat Matahari terbit dengan niatan biar langsung aja gitu bacanya, daripada nunggu-nunggu. Lalu yang ketiga adalah sekarang, yang mana bukunya ternyata bukan trilogi ataupun tetralogi, melainkan... YHA KALIAN TAHU JAWABANNYA.

Ada yang menarik dari Bumi.

Pertama, yang menulis adalah Tere Liye.

Kedua, genrenya FANTASI.

Hal kedua, sebenernya agak berisiko nggak sih? Karena gue kayaknya nggak pernah nemuin novel fantasi lokal yang world building-nya enak. (Atau sebenarnya ada, tapi yang gue baca nggak banyak karena gue memang nggak terlalu suka genre fantasi. Tapi ya kalo Seri Harry Potter adalah perkecualian ya! Atau macam dystopian. Ah, setop. Makin melantur.)

Dan gue pun akhirnya membeli Bumi (saat itu) lalu lekas membacanya. Meski sangsi dengan tema fantasi lokal, gue yakin Tere Liye bakalan lihai.

Dan...

12 April 2019

[61] Go - Kazuki Kaneshiro



Sebagai siswa Korea di sekolah menengah Jepang, Sugihara harus membela diri terhadap semua jenis perisakan. Namun, dia tidak bisa mempersiapkan diri untuk merasakan sakit hati ketika jatuh cinta pada gadis Jepang bernama Sakurai. Ketertarikan mereka akan musik klasik dan film asing membuat mereka semakin dekat.

Sugihara tak pernah mengungkapkan pada Sakurai bahwa dia bukan orang Jepang. Mengungkap identitas berarti membuat tebing diskriminasi—bahkan terhadap Sakurai.

Mampukah Sugihara berkata mengenai identitas dirinya kepada Sakurai? Lantas, apa yang dia inginkan terhadap hidup ini? Dan... ke mana dia ingin pergi berikutnya? 


Go, Kazuki Kaneshiro
Gramedia Pustaka Utama, 248 halaman
ISBN13 9786020613833


* * *



Perkenalan gue dengan novel ini adalah karena iseng kepingin baca buku young adult Jepang. Lalu iseng cari-cari. Dan kepincut sama judulnya yang simpel banget.

Go.

Maksudnya apa sih?

Apakah permainan go  yang di Jepang itu?

Apakah go yang dalam bahasa Jepang artinya "bahasa"?

Atau memang judulnya adalah go dalam arti pergi?